Panitia baksos rencana mengadakan rapat pertanggung jawaban sekaligus penutupan.
Tapi belum juga ketemu waktu yang pas.
Tapi belum juga ketemu waktu yang pas.
Dilalahnya kok pas banget, Sahabat Nemi berultah dan merangkul sahabat lain lahiran bulan April untuk merayakannya dengan makan siang .
Kesempatan baik, mumpung ngumpul, jadilah rapat panitia sebagai acara tambahan.
Kesempatan baik, mumpung ngumpul, jadilah rapat panitia sebagai acara tambahan.
Bulan april dan september paling banyak yang berultah. Masih inget, banyak kartu ucapan di dinding Riska bulan itu. Traktiran jajanan sederhana sampai yang rada mahal dengan tamu pilihan




Perayaan ultah Nemi dan kawan kawan ini beda dari umumnya!
Tanpa tiup lilin dan kumandang lagu Happy Birthday, apalagi pakek tutup mata dan make a wish!
Alhamdulillah, pertemuan barokah karna diisi dengan tausiah dari MasKoes.
Terimakasih Nemmi, yang sudah ihlas rumahnya di berisikin dan diberantakin. Bakan ada yang sampe salah masuk kamar segala! Haddduh!!...:)
Dan terimakasih juga buat Jeng Indry dan Mpok Iie. Kalian berhasil membawa PakDhe datang.

Kalau menu makanan nggak usah diceritain deh yaa...Pokoknya maknyuss semua!
Guyonannya juga ampuuun deh! Karna ada Abu dan si tuan rumah sendiri yang kalau cerita punya gaya khas.
ISI TAUSIAH ULTAH
MasKoes memilih kisah Nabi Sulaiman . Kenapa?
Karna Nabi Sulaiman dan Ayahnya Nabi Daud adalah mahluk mulia yang pandai bersyukur.
Keduanya diuji dengan kedudukan dan harta namun tak silau.
Nabi Sulaiman diberi Allah kekuasaan memahami bahasa binatang, mampu berpindah dalam sekejap. Para jin tunduk dan patuh menerima perintah. Satu kemampuan khusus menakjubkan, namun nabiullah tetap sadar bahwa itu ujian berbentuk nikmat. Gigih berusaha menahan diri penuh sabar dan syukur sekian lama ( Tau sendiri,kan? Usia manusia pada saat itu) . Padahal manusia cenderung bangga dan ingin menunjukkan kehebatan ghaibnya.
Kebalikan dengan manusia kini, hina karna menghamba, meminta pertolongan pada jin. Naudzubillahi min dzalik!
MasKoes mengingatkan, hendaknya kita ambil ibroh dari sirah tersebut. Bertambah usia, bertambah lagi sabar dan syukurnya.
Setiap fase kehidupan banyak ragam kesulitan, tapi jika kita berpegang kuat pada Tauhid, aqidah yang benar, janji Allah sudah pasti! Akan Allah turunkan para malaikat ke hati hambaNya untuk menghibur dengan kata kata sejuk..
Ada juga ulama yang berpendapat, kalimat penghibur ini dibisikkan sebelum malaikat mencabut ruh.
Tanpa tiup lilin dan kumandang lagu Happy Birthday, apalagi pakek tutup mata dan make a wish!
Alhamdulillah, pertemuan barokah karna diisi dengan tausiah dari MasKoes.
Terimakasih Nemmi, yang sudah ihlas rumahnya di berisikin dan diberantakin. Bakan ada yang sampe salah masuk kamar segala! Haddduh!!...:)
Dan terimakasih juga buat Jeng Indry dan Mpok Iie. Kalian berhasil membawa PakDhe datang.



Kalau menu makanan nggak usah diceritain deh yaa...Pokoknya maknyuss semua!
Guyonannya juga ampuuun deh! Karna ada Abu dan si tuan rumah sendiri yang kalau cerita punya gaya khas.
ISI TAUSIAH ULTAH

MasKoes memilih kisah Nabi Sulaiman . Kenapa?
Karna Nabi Sulaiman dan Ayahnya Nabi Daud adalah mahluk mulia yang pandai bersyukur.
Keduanya diuji dengan kedudukan dan harta namun tak silau.
Nabi Sulaiman diberi Allah kekuasaan memahami bahasa binatang, mampu berpindah dalam sekejap. Para jin tunduk dan patuh menerima perintah. Satu kemampuan khusus menakjubkan, namun nabiullah tetap sadar bahwa itu ujian berbentuk nikmat. Gigih berusaha menahan diri penuh sabar dan syukur sekian lama ( Tau sendiri,kan? Usia manusia pada saat itu) . Padahal manusia cenderung bangga dan ingin menunjukkan kehebatan ghaibnya.
Kebalikan dengan manusia kini, hina karna menghamba, meminta pertolongan pada jin. Naudzubillahi min dzalik!
MasKoes mengingatkan, hendaknya kita ambil ibroh dari sirah tersebut. Bertambah usia, bertambah lagi sabar dan syukurnya.
Setiap fase kehidupan banyak ragam kesulitan, tapi jika kita berpegang kuat pada Tauhid, aqidah yang benar, janji Allah sudah pasti! Akan Allah turunkan para malaikat ke hati hambaNya untuk menghibur dengan kata kata sejuk..
Ada juga ulama yang berpendapat, kalimat penghibur ini dibisikkan sebelum malaikat mencabut ruh.
"Laa Takhaf Wa Laa Tahzan!" Jangan Takut dan Jangan Bersedih!
Ayat 30
إِنَّ ٱلَّذِينَ قَالُوا۟ رَبُّنَا ٱللَّهُ ثُمَّ ٱسْتَقَٰمُوا۟ تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا۟ وَلَا تَحْزَنُوا۟ وَأَبْشِرُوا۟ بِٱلْجَنَّةِ ٱلَّتِى كُنتُمْ تُوعَدُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.
Ayat 31
نَحْنُ أَوْلِيَآؤُكُمْ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِىٓ أَنفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ
Kamilah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.
Mari kita sempatkan diri dan waktu menelaah janji Allah dalam Quran Surah itu. Mas Koes mengajak kita untuk menghafalnya dari ayat 30 sampai 35.Insya Allah bila dibaca saat sholat, maka akan semakin teguh kita memegang tauhid dan terjaga hati.
Acara dibuka dan ditutup oleh bang Eman.
Sebelum pisah ... foto foto dulu doong! :)
Fotographernya : Ananda Kaysha (Putri Indry Frindona)
إِنَّ ٱلَّذِينَ قَالُوا۟ رَبُّنَا ٱللَّهُ ثُمَّ ٱسْتَقَٰمُوا۟ تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا۟ وَلَا تَحْزَنُوا۟ وَأَبْشِرُوا۟ بِٱلْجَنَّةِ ٱلَّتِى كُنتُمْ تُوعَدُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.
نَحْنُ أَوْلِيَآؤُكُمْ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِىٓ أَنفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ
Kamilah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.
Acara dibuka dan ditutup oleh bang Eman.
Sebelum pisah ... foto foto dulu doong! :)
Fotographernya : Ananda Kaysha (Putri Indry Frindona)




Komentar
Posting Komentar