
Meski sudah 2 kali rapat , dan konfirm terus lewat WA, masih saja terus berharap dan berdoa semoga pelaksanaan baksos berjalan baik, lancar, semua terlayani dengan baik.
Awal hari, Jalan masih sepi dan sedikit dingin, Dokter Lutfi menjemput di ujung jalan tol. Kami hangat cipika cipiki karna jarang ketemu. Sementara rombongan lain janji bertemu di satu titik, Sekolah Al Azhar Kemang Pratama-Bekasi.
Senang Kariska bisa berkumupul lagi di moment mulia, menjalankan apa yang sudah Rasulullah contohkan, menyayangi hambaNya yang berkekurangan. Alhamdulillah, Allah masih beri kesempatan.
Kalau Sahabat Mirna bilang...
Niat tulus yg ada di kombinasikan dg mencoba berguna bagi org lain yg membutuhkan..sesuai dgn tulisan ato kalimat di hadist "khoirunnas anfa'uhum linnaas" Sebaik2 manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya.
Kalimat ini sempat jadi TOP pembicaraan di kariska



Perjalanan sepanjang Cibubur lancar, begitu juga pencarian alamat yang Bang Cheppy beri.
Bau sampah mulai tercium saat saya mampir ke tempat foto coppy. Alhamdulillah di mana-mana toko masih tutup. Jelang sampai di lokasi ketemu toko, beli beberapa lembar kertas volio, foto copy lembar pendaftaran pasien dan spidol untuk membuat name tag.
Perjalanan berlanjut menelusuri jalur truk truk sampah, kelihatan gedung sekolah SD, konon sumbangan dari Jepang, lalu lewati gedung kelurahan Ciketeng. Beberapa ratus meter dari situ ada plang nama,Jalan Sepak Bola. Jalan gak sempit, kayaknya 2 mobil kurang cukup. Kami lewati gubug gubug kecil yang menjemur sampah-sampah plastik lebar. Di sana, diujung jalan, bukit sampah bersanding dengan pesantren Attaubah.







Di Lokasi


Mengharukan...Para santri sudah duduk rapih berbaju putih bersih. Grup rebana sambut dengan shalawat, padahal cuma kami ber 2 yang datang lebih awal.
Para ibu tenang menunggu. Lihat tenda dan kursinya terlalu resmi buat klinik gratisan! Trimakasih Pak Ustad Abdul Azis...
Rombongan lain masih dalam perjalanan. Sambil menunggu, Pak Ustad menyuruh anak santri menambah bangku bangku dan melayani tamu undangan.
Tiba tiba seorang ibu mendatangi,
"Bu, supaya tidak repot, saya bisa menulis daftar pasien"
Tidak lama berselang meja itu pun dikerumuni, tersusun 85 nama pasien dan bertambah terus..
Masya Allah! Mereka senang bisa membantu.
Santri Membantu Bagian Pendaftaran


Begitu rombongan panitia lain datang, langsung berbagi kaos seragam dan tugas.
Dokter Lutfi dan Dokter Ayu membantu dokter dari YAT. Putri sahabat Abu bersedia membantu periksa tensi.
Undangan Dan Rombongan KARISKA Tiba





Dokter Kariska


Acara Pembukaan





Kesiapan YAT




Bagian Tensi





Ruang Pemeriksaan




Ruang Apotik





Ruang Penyuluhan





Bingkisan Dan Hadiah Untuk Peserta Penyuluhan




Ditempat lain Dokter Ossy memberi penyuluhan DBD dan Dokter Luthfi memberi penjelasan tentang TB. Ada hadiah buat ibu ibu jika mampu menjawab kwis. Senang liat mereka semangat gembira menjawab. Sampai sampai Dokter Lurfi menambah lagi 5 hadiah.
Masya Allah...Pemberian Goodiebag





Sementara Dara, Akhfa , putri sahabat Abu mengatur pengambilan Goodiebag,Mirna menyeleksi pasien sebelum memberi box makan siang.


Sholat Berjamaah


Makan Siang






Pembayaran Lahan Untuk MCK






Pembagian Kaos Untuk Santri



Dalam niat baik pertolongan Allah sudah menunggu. Semua berjalan lancar . Bingkisan dan makanan cukup.
Amanat terselesaikan. Banyak waktu untuk alumni Riska sambung rasa, sambung kangen, berbagi cerita.
Pas waktu zuhur semua pasien selesai diperiksa. Santri, Kariska dan petugas YAT pun sholat berjamaah. Ini bonus kali yaa... Kan silaturrahminya lewat jalan Allah.
Acara berahir, saat bebersih kami kumpul ntuk menyaksikan pembayaran harga tanah.
Senyum mereka senyum kita juga. Membahagiakan orang lain sama dengan membahagiakan diri sendiri.
Semoga Allah ridlo, berkenan menjadikannya syafaat pada hari di mana buku amalan sudah ditutup!
Keringat....airmata bahagia menjadi satu semangat kita utk teruuuuss berbuat utk banyak orang...semoga kami diberikan Allah kemudahaan dlm segala urusan.amiiiiin 3x tra
BalasHapus